tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Tuesday, December 12, 2006

Menonton Hujan


Saya gagal pulang. Kemarin sore sebenarnya saya meniatkan pulang cepat begitu mulai kelihatan mendung. Saya ingin menonton hujan dari teras kamar saya, sambil menikmati segelas kopi robusta pemberian Bang Herman Lantang tempo hari. Selagu dua lagu mungkin enak didendangkan. Tapi baru ingat kalau tali 1 gitar saya belum juga diganti. Putus dari kapan bulan.

Namanya niat, tentu saja tidak selalu terlaksana. Begitulah saya yang hingga pagi ini masih di kantor. Tadi sempat melongok keluar dan melihat sisa hujan semalam masih ada.
Bolehlah, nanti kita coba lagi. Harus selalu diperjuangkan, bukan? Meskipun itu hanya sebuah hal kecil semisal menonton hujan...