tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Thursday, August 17, 2006

Tak Termaafkan

Ada seorang laki-laki yang tiba-tiba muncul di sebuah kampung. Laki-laki itu mengaku mencari ayahnya yang telah lama tak bertemu. Bertemulah dia dengan seorang anak muda, yang mengaku bisa mempertemukan laki-laki itu dengan ayahnya. Demi sedikit keuntungan, anak muda itu mengajukan syarat --sebutlah itu uang. Laki-laki itu menyanggupi.
Dan anak muda itu pun mengantarkan laki-laki itu bertemu dengan ayahnya. Tapi tak ada peluk rindu. Yang ada darah. Di depan mata si anak muda, laki-laki itu membunuh orang tua yang diakunya sebagai ayah itu.

Itu cerita waktu aku masih remaja. Baru teringat lagi sekarang. Aku tidak sejahat anak muda yang "memanfaatkan" itu, tapi rasanya aku tak jauh beda dengan dia. Aku mungkin telah membuat seseorang terbunuh. Tak termaafkan.