tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Monday, September 05, 2005

Duka Pagi Hari

Pagi ini, meski memang tidak pernah sepi, lantai 3 tampak lebih sibuk dari biasanya. Begitu kabar itu terdengar, semua yang berkepentingan segera memasang gigi tiga --bekerja ekstra cepat, yang tidak berkepentingan segera berkumpul di monitor room, di depan TV wall yang ada 16 biji tv berjejer dan semuanya menyala.
Berita duka cita itu hilir mudik di layar kaca. Pesawat Boeing 737-200 Mandala Airline dengan nomer penerbangan RI-019 gagal lepas landas dari Bandara Polonia, Medan, dan jatuh menimpa pemukiman padat penduduk di Jalan Jamin Ginting. 143 penumpang pesawat dan warga di darat tewas.

Satu lagi cobaan berat bagi bangsa ini, setelah beberapa hari sebelumnya sebuah helikopter milik Polri juga jatuh di Sumatera Barat. Semoga ini bukan azab, semoga ini hanya peringatan --pada kita yang mungkin sudah terlalu gampang lupa-- bahwa betapa dekatnya kita dengan kematian.
Dan semoga mereka yang pergi beroleh tempat di surga-Nya. Al-Fatiha. Amin.