tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Friday, July 16, 2004

Sesuatu Dari Masa Lalu

Di dinding sebuah RSKO, aku membaca tulisan ini: Be careful what you ask for, you might just get it!
Di tempat lain aku juga pernah membaca tulisan dengan nada yang kurang lebih sama, ditulis dengan spidol warna-warni: berhati-hatilah dengan doa dan keinginanmu, karena Tuhan pasti mengabulkannya, cepat atau lambat.

Saat akan meninggalkan Mataram, Bang Yosi mengantar kami ke Bandara Selaparang, dan dia bertanya padaku, "Kemana lagi setelah ini?"
Aku bilang sangat ingin ke Lembah Baliem. Ingin membuktikan cerita tentang pesawat yang harus melewati celah gunung untuk sampai ke sana, ke daerah berbentuk mangkuk di gugusan pegunungan Jayawijaya itu.
Dan sesampainya di Jakarta, aku betul-betul ditugaskan ke sana, hanya jeda beberapa hari setelah dari Lombok.

Beberapa minggu lalu, aku sangat merindukan sebuah aroma. Sebuah aroma dari masa kecilku yang entah apa. Bukan wewangian. Berhari-hari aku mencoba mengingatnya, mencarinya ke mana-mana.
Dan tadi pagi aku menemukannya. Kiranya itu aroma minyak kayu putih yang bercampur obat dan lendir ingus. 20 tahun lalu aroma itu pernah begitu akrab denganku saat penyakit tipes memaksaku terbaring berbulan-bulan.
Aku menemukannya lagi dalam demam dan flu yang menyerangku hari ini!