tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Tuesday, July 27, 2004

Batas


"...yang terpenting sebenarnya bukan pada seberapa jauh kamu pergi, atau seberapa berbahaya tempat yang kamu datangi itu, tapi seberapa dalam kamu bisa menemukan dirimu di mana pun kamu berada. Bahkan satu langkah meninggalkan pintu rumahmu, kalau kamu cakap merenung, kamu akan menemukan dirimu yang terdalam, yang sebenarnya kamu. Bukan yang artifisial, apalagi topeng."

"Di medan perang misalnya, kamu sendiri, gak ada teman. Dalam kondisi seperti itu kamu bisa mengukur dirimu, merasakan keberanianmu sekaligus menemukan titik batas ketakutanmu. Dan tidak harus selalu di tempat berbahaya, tapi di situasi apa pun yang tidak nyaman, kamu bisa belajar mengenali batas kesabaranmu, penerimaanmu, dan pemaklumanmu pada keadaan. Pada akhirnya kamu akan kenal baik dengan dirimu sendiri. Kamu akan tahu sampai batas mana kamu bisa bertahan bila ditindas, sampai sejauh mana kamu bisa berdamai dengan keinginan orang-orang di sekelilingmu, sampai batas mana permisif-mu, resistensimu..."


[petikan obrolan dengan seorang mantan wartawan perang ---kantin Trans TV, pukul sepuluh malam]