tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Thursday, May 27, 2004

Satu Lagi yang Pergi Hari Ini

Malam tadi Abi mendatangiku,
"Chan, gue mau nyampein berita buruk. Dedi dipecat hari ini. Dia mau ketemu lo, di lobi..."

Setelah bertanya Dedi siapa yang dia maksud, aku segera turun ke lobi, meninggalkan ketikanku yang belum selesai. Ini sesuatu yang krusial, wajib didahulukan, tidak tiap hari ada temanku yang kehilangan pekerjaan.

Aku menemui Dedi di parkiran depan lobi. Setelah ngobrol sebentar, kami ke kantin. Tidak sehat terlalu lama ngobrol sambil berdiri. Di kantin aku traktir dia teh botol.
...
Dedi itu driver di kantorku. Masih muda. Beberapa kali aku liputan dianterin dia. Menurutku anaknya asyik. Nasibnya saja di sini yang tidak terlalu bagus. Dia dipecat setelah empat kali telat masuk kantor.

"Tetap tenang aja, Ded. Setidaknya hari ini kamu masih gajian kan?"
Dia tertawa, getir.
"Iya, ini salary terakhir gue di sini. Tadi gue udah ngebalikin seragam ama name tag gue..."