tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Friday, November 21, 2003

Para Ayah Kepada Anaknya


Luqmanul Hakim, orang bijak dalam kitab suci itu berkata kepada anaknya:
Anakku, dirikanlah shalat dan ajaklah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah. [31:17]
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong, dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. [31:18]
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan, dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. [31:19]
...
Terpisah jarak dan sejarah ribuan tahun, aku pernah dengar Dik Doank, seorang entertainer, berkata kepada anaknya:
"Nak, kecuali apa yang agama larang, bebaskan dirimu memilih jalan!"
...
Bapakku, laki-laki bersahaja, pensiunan pegawai negeri, berkata kepadaku:
"Kalau kamu memang ingin nakal, nakallah sewajarnya. Tapi kamu jangan merusak sesuatu yang kamu tak bisa ikut memperbaikinya."

Kurasa, tak ada beda bapakku dengan mereka. Sama-sama ingin melindungi anaknya, seluas kemampuan tangannya.
Selamat Idul Fitri, Bapak. Kau tahu aku sangat merindukanmu...