tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Saturday, October 11, 2003

Seperti Apa Kita Akan Menjadi?

...
Satu persatu murid kelas 3 yang berjumlah 32 orang ini diperintahkan maju ke depan untuk menghapal hitungan perkalian. Namun, sial bagi Alan, sampai pada perkalian tujuh, ia tak lagi hafal. Ternyata hal ini membuat Ibu Guru Siana marah. Guru honorer pada sekolah tersebut memerintahkan 31 murid yang lain untuk memukuli Alan dengan menggunakan mistar atau penggaris kayu secara bergantian. Akibatnya sekujur tubuh Alan menjadi lebam dan memar.
Alan yang bertubuh kecil, tak kuat mendapat perlakuan kasar tersebut. Ia kemudian lari pulang ke rumah sambil menangis...


(Kutipan sebuah berita di Koran Tempo, Kamis, 9 Oktober 2003, halaman B6. Kejadiannya di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Sama sekali bukan dongeng....)