tanah peresapan, tempat semuanya berakhir...
___________________________________

Saturday, August 23, 2003

Tentang Langkah


Sudah beberapa hari ini aku di Makassar. Tapi belum sempat pulang kampung ke Bone.
Masih sangat dilematis kurasa. Tadi siang aku baru saja menemui Pak Mansyur, dan beliau menasehatiku banyak hal. Ada satu yang sangat membekas di otakku. Katanya, "Orang lain belum tentu selalu salah, seperti halnya kita belum tentu selalu benar..."
Pada akhirnya tetap saja aku tidak bisa menentukan langkah!

Monday, August 18, 2003

...

Pulang kampung gih!
Rasanya otak perlu di-charge lagi nih. Drop!

Hari Merdeka

Terlambat sehari untuk menyampaikan "Selamat Hari Kemerdekaan!"
Sebenarnya tak sungguh-sungguh aku mengatakan ini. Aku merasa sangat belum merdeka. Tadi malam aku digeledah seperti perampok oleh Bapak-bapak petugas keamanan yang terhomat, saat ingin meliput acara Renungan Suci-nya Ibu Mega di TMP Kalibata. Ibu Mega sangat terjaga. Seperti keramik China yang ringkih dan gampang jatuh. Orang biasa mesti sejauh puluhan meter darinya sekarang... nggak boleh dekat-dekat lagi. Padahal dulu dia adalah sosok yang merakyat. Bahkan wartawan pun tak ada yang boleh masuk, kecuali SCTV dan TVRI yang entah bagaimana caranya.

Beberapa jam sebelumnya ada pembacaan puisi di Monumen Proklamasi. Para birokrat bergabung dengan budayawan, artis, dan penyair betulan, tampil membaca puisi. Ada I Gede Ardika, Permadi, Nurul Arifin, dan Rossa. Bang Jose Rizal dan Sitor Situmorang juga ada. Asyik juga. Apalagi minuman yang disuguhkan bandrek!
Oh ya, sekali lagi: Selamat Hari Merdeka! Bebaskan jiwamu dari mental budak!

Sunday, August 10, 2003

Thanks of The Day:

Thanks to Sister Lies yang tak pernah bosan "memaksaku" memperbaiki hidup.
Satu pelajaran lagi tentang kalian dan kita

Saturday, August 09, 2003

Selamat Pagi, Pagi!

Selesai sudah tugas pagi ini. Lumayan melelahkan menjadi PA (Production Assistant) untuk tayangan di pagi hari. Kali ini aku kembali belajar satu realitas. Untuk urusan duniawi terkadang kita bisa mati-matian demi pencapaian, demi credit tittle.
Entah, seperti apa sesungguhnya Tuhan dalam pandangan kita...

Friday, August 01, 2003

Sleepy

So sleepy...